Tuesday, 8 April 2014

PENGARUH SENAM TERA TERHADAP PERUBAHAN KADAR GULA DARAH PADA LANSIA YANG MENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI DESA NGGEMBE KECAMATAN BOLO KABUPATEN BIMA

INTISARI

OLEH : MURIANI

PENGARUH SENAM TERA TERHADAP PERUBAHAN KADAR GULA DARAH PADA LANSIA YANG MENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI DESA NGGEMBE  KECAMATAN BOLO KABUPATEN BIMA

LATAR BELAKANG : 
Lanjut usia (Lansia) merupakan tahap akhir dari siklus kehidupan dimana seseorang mengalami perubahan secara biologis, psikologis, maupun sosial. Peningkatan jumlah Lanjut Usia yang tinggi berpotensi menimbulkan berbagai macam permasalahan salah satunya yaitu penyakit degeneratif merupakan penyakit kronik menahun yang banyak mempengaruhi kualitas hidup serta produktivitas seseorang, dimana progresivitas penyakit akan bertambah seiring bertambahnya usia penderita seperti penyakit diabetes melitus. Tindakan pengendalian diabetes untuk menjaga gula darah tetap terkontrol salah satunya dengan latihan atau senam tera bagi penderita diabetes. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam tera terhadap perubahan kadar gula darah pada lansia yang menderita diabetes melitus tipe II di Desa Nggembe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima .

METODELOGI PENELITIAN
Penelitian ini menggunakan metode penelitian Pra Eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design (pra-pasca tes dalam satu kelompok). Sampel yang dipakai adalah 28 lansia menderita diabetes melitus tipe II yang mengikuti senam tera. Penelitian ini dilakukan selama tujuh hari. Subjek penelitian mempunyai kadar gula darah dengan kategori sedang dan tinggi. Analisis statistik yang digunakan adalah dengan uji Paired T-Tets dengan taraf kemaknaan 5 %.

HASIL PENELITIAN : 
Hasil Uji Paired T-Test terhadap 28 responden didapatkan perubahan kadar gula darah yang bermakna pada lansia yang menderita diabetes melitus tipe II yaitu dengan nilai t-hitung = 4,569 dan nilai t-tabel = 2,052 dengan nilai rata-rata Pre-test = 183,7 dan nilai rata-rata Pos-Test = 154,3 sehingga dapat di interprestasi bahwa  (t-hitung > t-tabel) yang artinya terdapat perubahan kadar gula darah yang bermakna pada lansia yang menderita diabetes melitus tipe II.

KESIMPULAN : 
Kesimpulan dari penelitian ini adalah senam tera berpengaruh terhadap perubahan kadar gula darah lansia penderita diabetes melitus tipe II. Adapun saran dari peneliti adalah diharapkan pada lansia, keluarga dan masyarakat untuk memilih pengobatan alternatif yang tepat dan praktis dalam mengontrol kadar gula darah dan memotivasi penderita diabetes untuk melakukan latihan jasmani (senam tera) yang mengontrol kadar gula darah.

Kata kunci :  diabetes melitus tipe II, senam tera, kadar gula darah


Klik Dibawah Ini Untuk Download Filenya : 
Cover Download
Abstrak Download
BAB I Pendahuluan Download
BAB II Tinjauan Pustaka Download
BAB III Metodologi Penelitian Download
Defisini Operasional Download
Analisa Data Download
BAB IV Hasil Penelitian dan Pembahasan Download
BAB V Penutup Download
Daftar Pustaka Download
Lampiran Download


No comments:

Popular Posts