Tuesday, April 15, 2014

PENGARUH FINGER PAINTING TERHADAP PERUBAHAN PERILAKUAGRESIF PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI TK PERWANIDA II KEKALIK

ABSTRAKS

S K R I P S I

PENGARUH FINGER PAINTING  TERHADAP PERUBAHAN PERILAKUAGRESIF PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI TK PERWANIDA II KEKALIK

Oleh

WENI SUPIANTI

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN SEKOLAH TINGGI KESEHATAN (STIKES) MATARAM

LATAR BELAKANG :
Masalah perilaku anak merupakan masalah yang cukup berat dan melelahkan bagi guru maupun orang tua. Untuk mengatasi masalah perilaku anaknyang kurang baik, orang tua dan guru dapat menggunakan dengan bermacam-macam cara. Misalnya, dengan pemberian hukuman fisik, nasehat, atau pengalihan perhatian. Finger painting merupakan teknik melukis dengan mengoleskan cat pada kertas basah menggukan tangan dengan tujuan anak dapat mengeksplorasi emosi kedalam sebuah gambar.  Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya pengaruh finger painting terhadap perubahan perilaku agresif pada anak usia pra sekolah di TK Purwanida II Kekalik Mataram.

METODELOGI PENELITIAN :
Jumlah sampel yang digunakan pada penelitain ini adalah 18 orang. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan pendekatan one group-pre test-post test desigen. Pengumpulan data menggunakan pedoman observasi. Responden di observasi sebelum dan setelah melakukan Finger painting, kemudian hasilnya di analisis menggunakan uji wilcoxon.

HASIL PENELITIAN :
Berdasarkan hasil dari obsevasi sebelum mealakukan finger painting pada katagori agresif ringan sebanyak 1 orang (6%), agresif sedang 10 orang (56%), agresif berat 7 orang (39%) . Sedangkan sesudah melakukan finger painting diperoleh data dengan katagori agresif ringan 6 orang (33%) agresif sedang 8 orang (44%), agresif berat 4 orang (22%). Hasil uji dengan wilcoxon menunjukkan T hitung = 16 yang kemudian di konsultasikan ke T tabel wilcoxon dengan tingkat kemaknaan 5% (jumlah responden 18 orang) didapatkan hasil 40.

KESIMPULAN :
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa finger painting berpengaruh terhadap perubahan perilaku agresif pada anak uisia pra sekolah di TK Purwanida II Kekalik Mataram.


KATA KUNCI : Finger painting . anak usia pra sekolah.


Klik Dibawah Ini Untuk Download Filenya :

Cover : Download
Lembar Pengesahan : Download
Kata Pengantar : Download
Daftar Isi : Download
Abstrak : Download
BAB I Pendahuluan : Download
BAB II Tinjauan Pustaka : Download
BAB III Metodelogi Penelitian : Download
BAB IV Hasil dan Pembahasan : Download
BAB V  Penutup : Download
Daftar Pustaka : Download
Lampiran : Download
Kerangka Konsep : Download

Thursday, April 10, 2014

GAMBARAN KARAKTERISTIK PENDERITA TUBERKULOSIS PARU PADA ORANG DEWASA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANTANG KABUPATEN LOMBOK TENGAH PERIODE JANUARI – DESEMBER 2012



INTISARI

OLEH :NUR AWALINA LOLOPAYUNG

GAMBARAN KARAKTERISTIK PENDERITA TUBERKULOSIS PARU PADA ORANG DEWASA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANTANG KABUPATEN LOMBOK TENGAH PERIODE JANUARI – DESEMBER 2012

LATAR BELAKANG :
Di Indonesia TBC merupakan masalah utama untuk kesehatan masyarakat juga merupakan penyebab kematian nomor 3 setelah penyakit kardiovaskular dan penyakit saluran pernapasan. Sekitar 75% penderita TBC Paru adalah kelompok usia produktif secara ekonomis (15-50 Tahun). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan karakteristik penderita BTA TBC paru yang diantaranya adalah umur, jenis kelamin, jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, kepadatan hunian, ventilasi, pencahayaan, kebiasaan merokok, jenis dan tipe tuberkulosis serta status gizi di Wilayah Kerja Puskesmas Mantang Kabupaten Lombok Tengah tahun 2012. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif analitik.

METODELOGI PENELITIAN ;
Pengolahan data dan analisa data menggunakan program SPSS sedangkan penyajian data dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Dengan populasi sebanyak 105 penderita TBC Paru dan jumlah sampel sebanyak 143 penderita tuberkulosis paru yang ditentukan dengan teknik simple random sampling.

HASIL PENELITIAN : Berdasarkan hasil penelitian untuk karakteristik yang didapat di lapangan penelitian bahwa faktor-faktor karakteristik yang meliputi umur, jenis kelamin, pekerjaan pendidikan kepadatan hunian, ventilasi, pencahayaan, kebiasaan merokok, jenis dan tipe tuberkulosis serta status gizi berpengaruh terhadap kejadian tuberkulosis paru. Dan pada kondisi rumah khususnya kepadatan hunian, pencahayaan dan ventilasi yang mempengaruhi terjadinya tuberkulosis paru yaitu kepadatan hunian yang tidak memenuhi syarat dengan jumlah sampel 58 rumah (55,24%) yang menderita Tuberkulosis paru. Sedangkan penderita dengan BTA (+) terdapat sebanyak 67 orang (63,81%) dan pada kebiasaan merokok yang mempengaruhi kejadian tuberkulosis paru yaitu pada orang mengonsumsi rokok dengan jumlah sampel 60 orang (57,14%). Kemudian pada status gizi buruk yang menderita tuberkulosis paru dengan jumlah sampel 98 orang (93,33%).

KESIMPULAN :
Dari hasil penelitian ini diharapkan agar lebih meningkatkan penyuluhan berupa pencegahan dan pemahaman kepada masyarakat agar cepat dan peka terhadap kebersihan lingkungan sekitarnya.

Kata Kunci : Tuberkulosis Paru, Kepadatan Hunian, Kebiasaan Merokok dan Status Gizi.



Klik Dibawah Ini Untuk Download Filenya :


Cover : Download
Lembar Pengesahan : Download
Kata Pengantar : Download
Daftar Isi : Download
Abstrak : Download
BAB I Pendahuluan : Download
BAB II Tinjauan Pustaka : Download
BAB III Metodelogi Penelitian : Download
BAB IV Hasil dan Pembahasan : Download
BAB V  Penutup : Download
Daftar Pustaka : Download
Lampiran : Download 

GAMBARAN KEBIASAAN MENCUCI TANGAN BERSIH PADA ANAK USIA SEKOLAH YANG PERNAH MENGALAMI KEJADIAN DEMAM TYPHOID DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PALIBELO KECAMATAN PALIBELO KABUPATEN BIMA



INTISARI

Oleh : A B D U R R A H M A N

GAMBARAN  KEBIASAAN MENCUCI TANGAN BERSIH PADA ANAK USIA SEKOLAH YANG PERNAH MENGALAMI KEJADIAN DEMAM TYPHOID  DI  WILAYAH   KERJA   PUSKESMAS   PALIBELO  KECAMATAN PALIBELO KABUPATEN BIMA

LATAR BELAKANG :
Cuci tangan sangat penting dalam upaya pencegahan terjadinya demam typhoid, karena tangan merupakan sumber penularan utama yang paling efisien untuk penularan bakteri yang menyebabkan demam typhoid. Hasil studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti bahwa perilaku mencuci tangan pada anak usia sekolah yang pernah menderita demam typhoid masih sangat kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku cuci tangan bersih pada anak usia sekolah yang pernah mengalami demam typhoid di Wilayah Kerja Puskesmas Palibelo Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat.

METODELOGI PENELITIAN :
Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan survei. Sampel yang dipakai dalam penelitian ini anak usia sekolah yang pernah mengalami demam typhoid di Wilayah Kerja Puskesmas Palibelo Kabupaten Bima yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebesar 46 orang. Cara pengambilan sampel dengan menggunakan teknik simple random sampling. Variabelnya adalah perilaku mencuci tangan bersih pada anak usia sekolah yang pernah menderita demam typhoid. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi kemudian data dianalisis dengan distribusi frekuensi dalam bentuk persentase.

HASIL PENELITIAN :
Hasil penelitian dari 46 orang responden penelitian perilaku menunjukkan bahwa cuci tangan bersih pada anak usia sekolah yang pernah mengalami demam typhoid di dapatkan hampir sebagian memiliki perilaku cuci tangan bersih kategori kurang sebanyak 27 orang (58,70%), perilaku cuci tangan bersih kategori cukup sebanyak 11 orang (23,91%)dan cuci tangan dengan memiliki perilaku baik sebanyak 8 (17,39%).

KESIMPULAN :
Kesimpulan dari penelitian ini adalah anak usia sekolah yang mengalami demam typhoid hampir sebagian memiliki perilaku kurang dalam cuci tangan bersih sebelum makan dan sesudah buang air besar. Untuk itu diharapkan kepada semua orang tua agar membudayakan perilaku cuci tangan sehingga anak usia sekolah yang pernah mengalami demam typhoid terbiasa dengan perilaku cuci tangan bersih tujuh langkah untuk menjaga diri dan mencegah kekambuhan penyakit typhoid pada anak usia sekolah.

Kata Kunci : Demam Typhoid, Cuci Tangan, Perilaku  

Klik Dibawah Ini Untuk Download Filenya :

Cover : Download
Lembar Pengesahan : Download
Kata Pengantar : Download
Daftar Isi : Download 
Abstrak : Download
BAB I Pendahuluan : Download
BAB II Tinjauan Pustaka : Download
BAB III Metodelogi Penelitian : Download
BAB IV Hasil dan Pembahasan : Download
BAB V  Penutup : Download
Daftar Pustaka : Download
Lampiran : Download

Popular Posts

New Article

Loading...

USATODAY.com News Top Stories

There was an error in this gadget

PENGIKUT