Monday, 23 September 2013

INSTRUMEN DALAM MANAJEMEN KESEHATAN

KONSEP MANAJEMEN ASUHAN KEPERAWATAN

PENGERTIAN

Sistem MAKP adalah suatu kerangka kerja yang mendefinisikan keempat unsur: standart, proses keperawatan, pendidikan keperawatan dan sistem MAKP. Definisi tersebut berdasarkan prinsip- prinsip nilai yang diyakini dan akan menentuakan kualitas produksi/ jasa layanan keperawatan.

Faktor- faktor yang berhubungan dengan perubahan MAKP:
1. Kualitas pelayanan keperawatan  

Setap upaya untuk meningkatkan pelayanan
  • Untuk meningkatkan asuhan keperawatan kepada pasien/ konsumen
  • Untuk menghasilkan keuntungan (pendapatan) institusi
  • Untuk mempertahankan eksistensi institusi
  • Untuk meningkatkan kepuasan kerja
  • Untuk meningkatkan kepercayaan konsumen/ pelanggan
  • Untuk menjalankan kegiatan sesuai aturan/ standart
Standart praktek keperawatan
Menurut JCHO (Joint Commission on Accreditational Helath Care Organisastion terdapat 8 standart tentang asuhan keperawatan yang meliputi:
  • Menghargai hak- hak pasien
  • Penerimaan sewaktu pasien MRS
  • Observasi keadaan pasien
  • Pemenuhan kebutuhan nutrisi
  • Asuhan pada tindakan non- operative dan administratif
  • Asuhan pada tindakan olerasi dan prosedur invasif
  • Pendidikan pada pasien dan keluarga
  • Pemberian asuhan secara terus menerus dan berkesinambungan
PENGHITUNGAN KEBUTUHAN TENAGA
Tingkat ketergantungan pasien
Tingkat ketergantungan klien di ruang kardiologi dinilai dengan menggunakan instrumen yang dimodifikasi kelompok sesuai dengan keadaan klien kardiologi dengan acuan instrumen penilaian tingkat keretgantungan klien dari Orem (total, partial, mandiri)

MINIMAL CARE 
Pasien bisa mandiri/ hampir tidak memerlukan bantuan 
  1. Mampu naik- turun tempat tidur
  2. Mampu ambulasi dan berjalan sendiri
  3. Mampu makan dan minum sendiri
  4. Mampu mandi sendiri/ mandi sebagian dengan bantuan
  5. Mampu membersihkan mulut (sikat gigi sendiri)
  6. Mampu berpakaian dan berdandan dengan sedikit bantuan
  7. Status psikologis stabil
  8. Pasien dirawat untuk prosedur diagnostik
  9. Operasi ringan
PARTIAL CARE 
Pasien memerlukan bantuan perawat sebagian 
  1. Membutuhkan batuan 1 orang untuk naik- turun tempat tidur
  2. Membutuhkan bantuan untuk ambulasi/ berjalan
  3. Membutuhkan bantuan dalam menyiapkan makanan
  4. Membutuhkan bantuan untuk makan/ disuap
  5. Membutuhkan bantuan untuk kebersihan mulut
  6. Membutuhkan bantuan untuk berpakaian dan berdandan
  7. Membutuhkan bantuan untuk BAB dan BAK (tempat tidur/ kamar mandi)
  8. Post operasi minor 24 jam
  9. Melewati fase akut dari post operasi mayor
  10. Fase awal dari penyembuhan
  11. Observasi tanda- tanda vital setiap 4 jam
  12. Membutuhkan 2 orang atau lebih untuk mobilisasi dari tempat tidur ke kereta dorong atau kursi roda
  13. Membutuhkan latihan pasif
  14. Kebutuhan nutrisi dan cairan dipenuhi melalui terapi intravena (infus) atau NG tube (sonde)
  15. Membutuhkan bantuan untuk kebersihan mulut
  16. Membutuhkan bantuan penuh untuk berpakaian dan berdandan
  17. Dimandikan perawat
  18. Dalam keadaan inkontinensia
  19. 24 jam post operasi mayor
  20. Pasien tidak sadar
  21. Keadaan pasien tidak stabil
  22. Observasi TTV setip kurang dari jam
  23. Perawatan luka bakar
  24. Perawatan kolostomi
  25. Menggunakan alat bantu nafas (ventilator)
  26. Menggunakan WSD
  27. Irigasi kandung secara terus menerus
  28. Menggunakan alat traksi (skeletal traksi)
  29. Fraktur dan atau pasca operasi tulang belakang/ leher
  30. Gangguan emosional berat, bingung dna disorientasi
  31. Gangguan emosional ringan
TOTAL CARE 
Pasien memerlukan bantuan perawat sepenuhnya dan memerlukan waktu perawat yang lebih lama 
  1. Membutuhkan 2 orang atau lebih untuk mobilisasi dari tempat tidur ke kereta dorong atau kursi roda
  2. Membutuhkan latihan pasif
  3. Kebutuhan nutrisi dan cairan dipenuhi melalui terapi intravena (infus) atau NG tube (sonde)
  4. Membutuhkan bantuan untuk kebersihan mulut
  5. Membutuhkan bantuan penuh untuk berpakaian dan berdandan
  6. Dimandikan perawat
  7. Dalam keadaan inkontinensia
  8. 24 jam post operasi mayor
  9. Pasien tidak sadar
  10. Keadaan pasien tidak stabil
  11. Observasi TTV setip kurang dari jam
  12. Perawatan luka bakar
  13. Perawatan kolostomi
  14. Menggunakan alat bantu nafas (ventilator)
  15. Menggunakan WSD
  16. Irigasi kandung secara terus menerus
  17. Menggunakan alat traksi (skeletal traksi)
  18. Fraktur dan atau pasca operasi tulang belakang/ leher
  19. Gangguan emosional berat, bingung dna disorienta
Dalam pelaksanaa Manajemen Keperawatan di Rumah Sakit makan diperlukan instrumen meliputi input, proses dan output. 
1. Input           klik disini 
                         klik disini    
2. Proses       klik disini 
                         klik disini
3. Output        klik disini
 



No comments:

Popular Posts