Saturday, 21 December 2013

ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK A DENGAN DIAGNOSA MEDIS KEJANG DEMAM + FARINGITIS DI RUANG ANAK RSUP NTB

ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK A DENGAN DIAGNOSA MEDIS KEJANG DEMAM + FARINGITIS DI RUANG ANAK RSUP NTB


Ns. Yuflihul Khair.,S.Kep

BAB 3
TINJAUAN KASUS

Pada bab 3 ini melaksanakan asuhan keperawatan pada anak A dengan diagnosa medis kejang demam + faringitis di ruang anak RSUP NTB Surabaya.
3.1         Pengkajian
Pengkajian dilakukan oleh Yuflihul Khair pada tanggal 8 September 2001 jam 11.00 WIB.
3.1.1    Data Subyektif
          Biodata/Identifitas
Nama anak               :  An “A”
Umur                       :  15 bulan
Jenis kelamin            :  Perempuan
Nomor Register         :  10082571
Lahir                        :  Normal (Spontan B)
Tempat/tanggal lahir :  Surabaya, 23 Mei 2000
Diagnosa Medis         :  Kejang Demam + Faringitis
Tanggal MRS            :  8 September 2001 jam 03.30 WIB

Nama Ibu              : Ny. “H”
Umur                    : 29 tahun
Agama                  : Katolik
Suku/Bangsa          : Jawa/Indonesia
Pendidikan            : SMA
Pekerjaan              : -
Penghasilan           : -
Alamat                  : Pucang Jajar 42 Surabaya

Nama Ayah           : Tn. “B”
Umur                    : 31 tahun
Agama                  : Kristen
Suku/Bangsa          : Batak/Indonesia
Pendidikan            : SMA
Pekerjaan              : Swasta
Penghasilan           : Rp 500.000/bulan
Alamat                  : Pucang Jajar 42 Surabaya

         Riwayat Penyakit Sekarang
1.  Keluhan utama : Ibu mengatakan bahwa anaknya panas sejak 7-9-2001 jam 14.30 WIB
2.     Perjalanan penyakit sekarang
Tanggal 7-9-2001 jam 14.30 WIB Anak mulai panas lalu diberi obat penurun panas (Sirup Salmol) 1 kali dan dikompres, disertai batuk dan pilek. Tetapi panas tidak turun. Muntah sebanyak 2 kali yaitu jam 23.30 WIB dan 01.30 WIB sebanyak ± 2-3 sendok makan dengan berisi makanan. Lalu kejang terjadi pada jam 02.30 WIB sebanyak 1 kali, lamanya ± 5-10 menit, tidak mengeluarkan busa dari mulut. Keadaan saat kejang adalah mata melirik ke atas, kedua tangan fleksi, dan kedua kaki kaku (ekstensi). Setelah kejang terjadi anak langsung menangis. Batuk tidak mengeluarkan dahak, suara grok-grok, konsistensi pilek agak kental, jernih, dan keluar kadang-kadang, tetapi tidak sesak.

          Penyakit Riwayat Dahulu
Sebelumnya anak tidak pernah menderita/mengalami kejang, epilepsi, trauma kepala, radang selaput otak, ostitis media akut. Penyakit yang pernah diderita anak yaitu panas, batuk, pilek tetapi jarang terjadi.

          Riwayat Kehamilan dan Persalinan 
       1. Prenatal  : selama hamil sehat tidak ada kelainan seperti pendarahan dan sakit panas, Ibu hanya minum obat yang diberikan bidan. Ibu tidak minum jamu.
2. Natal      : melahirkan usia kehamilan 9 bulan, spontan, tidak ada kelainan, anak langsung menangis keras, BB : 3300 gr PB : 48cm.
3. Post Natal  :      bayi sehat, menetek kuat, tidak ada kelainan, tali pusat lepas hari ke 7.

          Riwayat Imunisasi
Ibu mengatakan bahwa imunisasi anaknya sudah lengkap.
Reaksi setela mendapat imunisasi DPT anak panas tetapi tidak kejang, sembuh dengan meminum obat yang diberikan petugas kesehatan.

          Riwayat Perkembangan Anak
1.       Riwayat personal sosial :
 Anak mudah beradaptasi dengan lingkungan di sekitarnya. Anak masih ngompol  dan belum bisa memberi tahu orang tua bila ingin BAK/BAB.
2.   Gerakan motorik kasar : anak sudah bisa berjalan, mendorong, dan menarik  kursi, dapat mengerjakan perintah secara sederhana.
3.       Gerakan motorik halus : anak bisa memegang pensil dan mencoret-coret.
4.  Bahasa : anak sudah bisa bicara beberapa kata, misalnya : mama, papa,  memanggil kakaknya (Iza), dan memanggil binatang peliharaan (anjing),    minum, dll.
Kesimpulan : Tidak ada kelainan dalam perkembangan.

          Riwayat Kesehatan Keluarga
Ayah   : tidak ada keluarga yang menderita penyakit epilepsi, kelainan syaraf,      penyakit menular ataupun menurun dari ayah.
Ibu   : ibu menderita hipotensi. Orang tua perempuan ibu menderita penyakit diabetes mellitus sejak tahun 1992, dari keluarga ibu tidak ada yang menderita kelainan syaraf, epilepsi.
Anak   : kakaknya menderita sakit batuk dan pilek selama satu minggu

          Riwayat Sosial
1.    Yang mengasuh ibu sendiri, di rumah tidak ada pembantu ataupun orang  lain.
2.    Hubungan dengan anggota keluarga baik: anak sangat dekat dan manja dengan ibunya. Biasanya anak bermain bersama kakak apabila ditinggal ibu memasak, mencuci, dan membersihkan rumah. Kakaknya berusia 9 tahun, sudah kelas 4 SD.
3.    Hubungan dengan teman sebaya : anak lebih banyak bermain di rumah bersama ibunya. Kadang-kadang anak bermain dengan teman sebayanya yang dekat dengan rumahnya.
4.    Pembawaan secara umum

Anak tampak gelisah dan rewel, kadang-kadang menangis minta digendong, anak sangat manja kepada ibunya.
Klik Disini Untuk Download Filenya : Klik Disini


No comments:

Popular Posts