Tuesday, 30 June 2015

PERAWATAN PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN KESADARAN

PERAWATAN PADA PASIEN DENGAN 
GANGGUAN KESADARAN

Oleh : Ns. Yuflihul Khair, S.Kep




Pengertian
Kesadaran adalah pengetahuan penuh atas diri, lokasi dan waktu ( Corwin, 2001).  Penurunan kesadaran adalah keadaan dimana penderita tidak sadar dalam arti tidak terjaga /tidak terbangun secara utuh sehingga tidak mampu memberikan respons yang normal terhadap stimulus. Kesadaran secara sederhana dapat dikatakan sebagai keadaan dimana seseorang mengenal /mengetahui tentang dirinya maupun lingkungannya (Padmosantjojo, 2000).

Dalam menilai penurunan kesadaran dikenal beberapa istilah yaitu :
(1) Kompos menitis : Kompos mentis adalah kesadaran normal, menyadari seluruh asupan dari panca indra dan bereaksi secara optimal terhadap seluruh rangsangan baik dari luar maupun dalam.   GCS Skor 14-15
(2) Somnelen / drowsiness / clouding of consciousness : Mata cenderung menutup, mengantuk, masih dapat dibangunkan dengan perintah, masih dapat menjawab pertanyaan walau sedikit bingung, tampak gelisah dan orientasi terhadap sekitarnya menurun. Skor 11-12 : somnolent.
(3) Stupor / Sopor : Mata tertutup dengan rangsang nyeri atau suara keras baru membuka mata atau bersuara satu dua kata . Motorik hanya berupa gerakan mengelak terhadap rangsang nyeri. Skor 8-10 : stupor.
(4) Soporokoma / Semikoma : Mata tetap tertutup walaupun dirangsang nyeri secara kuat, hanya dapat mengerang tanpa arti, motorik hanya gerakan primitif.
(5) Koma : Dengan rangsang apapun tidak ada reaksi sama sekali, baik dalam hal membuka mata, bicara maupun reaksi motorik. . Skor < 5 : koma

Tujuan  : (1) Mempertahankan kebersihan diri ( personal hygene ). (2) Mempertahankan pemenuhan kebutuhan nutrisi. (3) Mempertahankan rasa nyaman.

Indikasi  : Pada pasien dengan penurunan kesadaran

Kontra Indikasi : Tidak ada kontra indikasi

Klasifikasi Perawatan Pasien Koma Dengan GCS < 5 : (1) Merawat rambut. (2) Merawat gigi dan mulut, (3) Merawat kuku, (4) Memandikan pasien


Persiapan Pasien : (1) Memberi salam, (2) Mengenalkan diri pada klien atau keluarga, (3) Menjelaskan maksud dan tujuan tindakan, (3) Menjelaskan prosedur tindakan yang akan dilakukan, (4) Posisikan pasien sesuai kebutuhan

Persiapan Lingkungan : (1) Pasang sampiran atau sketsel, (2) Pintu dan jendela dalam keadaan tertutup

Persiapan Peralatan Dan Prosedur Kerja
Merawat rambut
(1) Alat dan bahan : (a) Handuk secukupnya, (b) Perlak atau pengalas., (c) Baskom berisi air hangat, (d) Sampo atau sabun dalam tempatnya., (d) Kasa dan kapas, (e) Sisir. (f) BengkokGayung. (g) Ember kosong
(2) Prosedur Kerja : (1) Jelaskan prosedur pada pasien. (2) Cuci tangan. (3) Tutup jendela atau pasang sampiran. (4) Atur posisi pasien setengah duduk atau tidur. (5) Setelah posisi tidur lalu letakkan perlak/pengals di bawah kepala pasien dan perlak/pengalas diarahkan ke bawah dengan digulung bagian tepi menuju tempat penampungan ( baskom ). (5) Letakkan baskom di bawah tempat tidur tepat di bawah kepala pasien. (6) Tutup telinga dengan kapas. (7) Tutup dada dengan handuk sampai ke leher. (8) Kemudian sisir rambut dan lakukan pencucian dengan air hangat selanjutnya menggunakan sampo dan bilas dengan air hangat sambil di pijat. (9) Setelah selasai keringkan rambut dan sisir. (10) Cuci tangan setelah prosedur dilakukan.

Merawat Gigi Dan Mulut
(1) Alat Dan Bahan : (a) Handuk dan kain pengalas, (b) Gelas kumur berisi, (c) Air masak NaCL, (d) Obat kumur, (e) Borax gliserin. (f) Spatel lidah yang telah dibungkus dengan kain kasa. (g) Kapas lidi. (h) Bengkok, (i) Kain kasa, (j) Pinset atau arteri klem, (k) Sikat gigi dan pasta gigi.
(2) Prosedur kerja  : (a) Jelaskan prosedur pada pasien. (b) Cuci tangan. (c) Atur posisi dengan posisi tidur miring kanan/kiri. (d) Pasang handuk di bawah dagu/pipi pasien. (e) Ambil pinset dan bungkus denagn kain kasa yang di basahi air hangat / masak. (f) Gunakan tong spatel ( sudip lidah ) untuk membuka mulut pada saat membersihkan gigi/mulut. (g) Lakukan pembersihan di mulai dari dinding rongga mulut,gusi,dan lidah. (i) Keringkan dengan kasa steril yang kering. (j) Setelah bersih, oleskan borax gliserin. (k) Cuci tangan setelah prosedur dilakukan.

Merawat Kuku
(1) Alat dan Bahan : (a) Alat pemotong kuku, (b) Handuk, (c) Baskom berisi air hangat, (d) Bengkok, (e) Sabun, (f) Kapas, (g) Sikat kuku
(2) Prosedur Kerja : (a) Jelaskan prosedur pada pasien, (b) Cuci tangan, (c) Atur pasien posisi tidur. (d) Tentukan kuku yang akan di potong. (f) Rendam kuku dalam air hangat ±2 menit dan sikat dengan air sabun bila kotor. (g) Keringkan tangan dan kaki dengan handuk. (i) Letakkan tangan diatas bengkok dan lakukan pemotong kuku. (j) Cuci tangan setelah prosedur dilakukan.

Memandikan Pasien
(1) Alat Dan Bahan : (a) Baskom mandi dua buah yang berisikan air dingin dan air hangat. (b) Pakaian pengganti. (c) Kain penutup. (d) Handuk dan waslap. (e) Tempat untuk pakaian kotor. (f) Skrin (sampiran). (g) Sabun
(2) Prosedur Kerja : (a) Jelaskan prosedur pada pasien, (b) Cuci tangan, (c) Atur posisi pasien menjadi posisi tidur telentang/setengah duduk. (d) Bentangkan handuk di bawah kepala dan bersihkan wajah,telinga,dan leher dengan air hangat/sabun dengan waslap lalu keringkan dengan handuk. (e) Kain penutup ( pakaian ) diturunkan,bentangkan handuk di atas dada pasien dan kedua tangan ada di atas handuk tersebut. Basahi kedua tangan dengan air bersih dan bersihkan dengan menggunakan sabun dan bilas dengan air hangat lalu keringkan dengan handuk. (f) Setelah kedua tangan atas, handuk dipindahkan ke sisi pasien dan bersihkan daerah dada dan perut dengan sabun. Bilas dengan air hangat lalu keringkan dengan handuk. (g) Kemudian pasien dimiringkan ke kiri. Handuk dibentangkan di bawah punggung sampai glutea. Lalu basahi punggung dengan sabun dan air hangat hingga glutea. Keringkan punggung dengan handuk kemudian miring ke kanan. Setelah itu pasien kembali ke posisi telentang dan pakaian atas di pasangkan dengan rapi. (h) Letakkan handuk dibawah lutut dan kemudian lutut dibersihkan dengan sabun dan air hangat. Kaki yang paling jauh didahulukan dan dikeringkan dengan handuk. (i) Ambil handuk dan letakkan dibawah glutea. Pakaian bawah perut di buka lalu di bersihkan dengan sabun dan air hangat pada daerah lipatan paha dan genetalia. Setelah selesai, semua dirapikan. (j) Cuci Tanang setelah prosedur dilakukan.


  Klik Tombol Download Dibawah Ini Untuk 
Mendownload Filenya :






No comments:

Popular Posts