Friday, 23 May 2014

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU BALITA DENGAN PERILAKU PEMBERIAN ORALIT PADA BALITA DIARE DI KECAMATAN KEPANJEN MALANG

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU BALITA DENGAN PERILAKU PEMBERIAN ORALIT PADA BALITA DIARE DI KECAMATAN KEPANJEN MALANG

dr. A. Chusnul Chuluq Ar., MPH, Ns. M. Fathoni, S.Kep., MNS, Hermanto Ariadi

ABSTRAK
LATAR BELAKANG :
Diare adalah penyakit yang ditandai dengan perubahan bentuk dan konsistensi tinja lembek atau cair dan bertambahnya frekuensi buang air besar lebih dari biasanya (tiga kali dalam sehari). Diare dapat menyebabkan anak kehilangan cairan. Pertolongan pertama diare adalah memberikan Oralit atau Larutan Gula Garam (LGG) agar anak tidak jatuh pada kondisi lebih buruk akibat kekurangan cairan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu balita dengan perilaku pemberian oralit pada balita diare di Kecamatan Kepanjen Malang.

METODE PENELITIAN :
Metode penelitian yang digunakan adalah purpossive sampling dengan desain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 51 responden didapatkan dari rumus uji dua proporsi.

HASIL PENELITIAN :
Hasil penelitian memperihatkan bahwa pengetahuan ibu di Kecamatan Kepanjen termasuk kategori baik sebanyak 39 responden (76,5%), sikap ibu balita yang termasuk kategori positif sebanyak 28 responden (54,9%), dan tindakan ibu balita meberikan oralit 20 responden (39,2%), memberikan LGG sebanyak 22 responden (43,1%). Dari hasil pengolahan data menggunakan uji statistik chi-square pada SPSS for windows 16 dengan taraf signifikansi 95% (α = 0,05) diperoleh nilai p>0,05.

KESIMPULAN :
Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan sikap ibu balita dengan perilaku pemberian oralit pada balita diare di Kecamatan Kepanjen Malang.


Kata Kunci: Pengetahuan, sikap, oralit

Klik Tombol Download Dibawah Ini Untuk 
Mendownload Filenya :


No comments:

Popular Posts