Tuesday, 8 April 2014

HUBUNGAN TINDAKAN SUAMI TERHADAP NYERI PERSALINAN YANG DIRASAKAN ISTRI SAAT BERSALIN DENGAN AUGMENTASI DI KLINIK BERSALIN LISA PASAR V TEMBUNG DAN KLINIK BERSALIN DELIMA MEDAN

ABSTRAK

HUBUNGAN  TINDAKAN   SUAMI   TERHADAP  NYERI  PERSALINAN  YANG DIRASAKAN   ISTRI   SAAT  BERSALIN  DENGAN  AUGMENTASI  DI   KLINIK BERSALIN   LISA  PASAR  V  TEMBUNG  DAN  KLINIK  BERSALIN  DELIMA MEDAN TAHUN 2012

Srinovitayani Matondang

                         Program  Studi D-IV Bidan Pendidik Fakultas Keperawatan Universitas Sumatra Utara Tahun : 2012

LATAR BELAKANG
Kehadiran suami disamping istri, membuat istri merasa lebih tenang, lebih siap dalam menghadapi proses persalinan dan dapat membantu istri untuk menghadapi nyeri selama proses persalinan. Perasaan takut bisa meningkatkan nyeri, otot-otot menjadi tegang, dan ibu menjadi cepat lelah, yang pada akhirnya akan menghambat proses persalinan.   Tujuan Penelitian : Untuk mengidentifikasi hubungan tindakan suami terhadap nyeri persalinan yang dirasakan istri saat bersalin dengan augmentasi. 

METODOLOGI PENELITIAN
Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 31 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan tekhnik total sampling. Penelitian ini dilakukan di Klinik bersalin Lisa dan Rumah Bersalin Delima Medan. Analisa data digunakan uji chi-square

HASIL
Karakteristik demografi responden mayoritas  responden berumur 26-30 tahun dengan frekuensi 17 orang (54,8%), sedangkan latar belakang pendidikan dari 31 responden mayoritas responden berpendidikan SMA dengan frekuensi 13 orang (41,9%), jika dilihat dari pekerjaan mayoritas responden mempunyai pekerjaan wiraswasta dengan frekuensi 16 orang (51,6%). Dan jika dilihat dari paritas mayoritas responden yaitu multipara dengan frekuensi 13 orang (41,9%). Dari 31 orang responden tindakan suami yang baik sebanyak 18 orang (58,1%)  sedangkan tindakan suami yang tidak baik sebanyak 13 orang (41,9%), dan nyeri persalinan yang dirasakan istri saat bersalin dengan Augmentasi yaitu nyeri persalinan berat 9 orang (29,0%) sedangkan istri yang mengalami nyeri persalinan sedang yaitu 22 orang (71,0%) Hasil uji statistik diperoleh ada hubungan yang signifikan antara tindakan suami dengan nyeri persalinan yang dirasakan istri saat bersalin dengan augmentasi, dengan p value =  0,000. 


KESIMPULAN : 
Dari hasil penelitian ini dapat dibuktikan bahwa tindakan suami berhubungan dengan nyeri persalinan yang dirasakan istri saat bersalin dengan augmentasi. Jadi, penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan dalam bidang kesehatan khususnya Suami bahwa kehadiran suami dalam melakukan tindakan pada istri yang mengalami proses persalinan mempunyai peranan yang sangat penting untuk membantu istri dalam menghadapi nyeri persalinan yang dirasakan.  Kata kunci  : Tindakan, suami, menghadapi nyeri persalinan  

Klik Dibawah Ini Untuk Download Filenya : 
Cover Download
Abstrak Download
BAB I Pendahuluan Download
BAB II Tinjauan Pustaka Download
BAB III & IV Metodologi Penelitian, Hasil Penelitian dan Pembahasan Download
Daftar Pustaka Download
Lampiran Download



No comments:

Popular Posts