Tuesday, 7 January 2014

PERBEDAAN PENGGUNAAN KOMPRES HANGAT DAN KOMPRES DINGIN TERHADAP NYERI HAID DI ASRAMA PUTRI PONDOK PESANTREN NURUL HAKIM KEDIRI LOMBOK BARAT

INTISARI

SKRPSI

PERBEDAAN PENGGUNAAN KOMPRES HANGAT DAN KOMPRES DINGIN TERHADAP NYERI HAID DI ASRAMA PUTRI PONDOK PESANTREN NURUL HAKIM KEDIRI LOMBOK BARAT

Oleh : FATIMATUZZAHRO


LATAR BELAKANG :
Berdasarkan studi pendahuluan yang peneliti dapatkan dari responden, pada saat mengalami nyeri haid santriwati tidak dapat melakukan aktivitas seperti biasanya, seperti sekolah dan belajar karena nyeri yang diderita. Salah satu tindakan peredaan nyeri haid adalah dengan kompres hangat dan kompres dingin, dimana kompres hangat dan kompres dingin dapat memberikan efek terapeutik dengan menurunkan ketegangan otot dan menurunkan nyeri akibat spasme atau kekeakuan.

METODE PENELITIAN :
Populasi dalam penelitian ini adalah santriwati kelas I dan II Madrasah Tsanawiyah sebanyak 72 orang yang mengalami nyeri haid dan tinggal di asrama putri Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri Lombok Barat. Sampel yang digunakan sebanyak 52 dengan teknik pengambilan purposive sampling. Instrumen penelitian  yang digunakan yaitu pedoman observasi dan wawancara. Penelitian ini menggunakan rancangan pra eksperimen yaitu ”one group pre test-post test design” dan analisa menggunakan uji-t.

HASIL PENELITIAN :
Berdasarkan hasil penelitian sebelum diberikan perlakuan kompres hangat dan kompres dingin dimana semua responden mengalami nyeri sedang sebanyak 26 responden. Setelah diberikan perlakuan selama 20 menit ternyata terjadi penurunan tingkat nyeri haid responden dengan kompres hangat yaitu nyeri sedang sebanyak 2 responden, dan nyeri ringan sebanyak 17 responden, , dan 7 responden merasakan tidak nyeri. Sedangkan setelah pemberian kompres dingin, tingkat nyeri sedang sebanyak 6 responden, dan nyeri ringan sebanyak 13 responden dan tidak mengalami nyeri sebanyak 7 responden. Setelah dianalisa dengan uji t didapatkan nilai t hitung untuk kompres hangat =17,115 > t-tabel = 2,06 dengan tingkat signifikan 0,05 dan kompres dingin =11,7 > t-tabel = 2,06 dengan tingkat signifikan 0,05.

KESIMPULAN :
Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa ada perbedaan penggunaan kompres hangat dan kompres dingin terhadap nyeri haid di asrama putri Pondok Pesantren Nurul Hakim.


Kata kunci: kompres hangat, kompres dingin, nyeri haid.

Klik Dibawah Ini Untuk Download Filenya :

Cover : Download
Abstrak : Download
BAB I Pendahuluan : Download
BAB II Tinjauan Pustaka : Download
BAB III Metodelogi Penelitian : Download
BAB IV Hasil dan Pembahasan : Download
BAB V  Penutup : Download
Daftar Pustaka : Download
Lampiran : Download 


No comments:

Popular Posts