Friday, 20 September 2013

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN CHRONIC OBSTRUCTIVE PULMONARY DISEASES (COPD)

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (COPD) merupakan suatu istilah yang sering digunakan untuk
sekelompok  penyakit  paru-paru  yang  berlangsung  lama  dan  ditandai  oleh  peningkatan resistensi  terhadap  aliran  udara  sebagai  gambaran  patofisiologi  utamanya.  Ketiga  penyakit yang  membentuk  satu  kesatuan  yang  dikenal  dengan  COPD  adalah  :  Bronchitis  kronis,  emfisema paru-paru dan asthma bronchiale. Sering  juga  penyakit  ini  disebut  dengan  “Chronic Airflow  Limitation  (CAL)”  dan  “Chronic Obstructive Lung Diseases (COLD)”

A.  ASTHMA BRONCHIALE
1.  DEFINISI Asthma  adalah  suatu  gangguan  pada  saluran  bronchial  yang  mempunyai  ciri bronchospasme  periodik  (kontraksi  spasme  pada  saluran  nafas).  Asthma  merupakan  penyakit  yang  kompleks  yang  dapat  diakibatkan  oleh  faktor  biochemical,  endokrin,  infeksi, otonomik dan psikologi.

2.  TIPE ASTHMA Asthma terbagi menjadi alergi, idiopatik, non alergik atau campuran (mixed) :
 
a.  Asthma  Alergik  /Ekstrinsik,  merupakan  suatu  bentuk  asthma  dengan  penyebab allergen (missal : bulu binatang, debu, ketombe, tepung sari, makanan dll). Allergen terbanyak  adalah  airborne dan  seasonal  (musiman). Pasien dengan  asthma  alergik biasanya  mempunyai  riwayat  penyakit    alergi  pada  keluarga  dan  riwayat pengobatan exzema atau rhinitis alergik. Paparan terhadap alergi akan mencetuskan serangan asthma. Bentuk asthma ini biasanya dimulai saat kanak-kanak.
 
b.  Idiopathic atau Nonallergic Asthma/Intrinsik, tidak berhubungan secara  langsung dengan allergen spesifik. Faktor-faktor seperti common cold,  infeksi saluran nafas atas, kegiatan, emosi dan polusi lingkungan akan mencetuskan serangan. Beberapa agent  pharmakologi,  beta-adrenergic  antagonist  dan  agent  sulfite  (penyedap makanan) juga dapat sebagai faktor. Serangan dari asthma idiopatik atau nonalergik menjadi lebih berat dan seringkali dengan berjalannya waktu dan dapat berkembang menjadi  bronchitis  dan  emfisema.  Beberapa  pasien  berkembang  menjadi  asthma campuran. Bentuk asthma ini biasanya dimulai pada saat dewasa (> 35 tahun). 

c.  Asthma Campuran (Mixed Asthma), merupakan bentuk asthma yang paling sering.
Dikarakteristikkan  dengan  bentuk  kedua  jenis  asthma  alergi  dan  idiopatik  atau nonalergi.


Untuk file askep lengkapnya silahkan download dibawah ini



No comments:

Popular Posts